Ade Roni Information Technology Enthusiast, akan merasa senang jika bisa saling bertukar knowledge tentang teknologi, programming dan blogging.

Pengertian Variabel Dalam Pemrograman Dasar

3 min read

Pengertian Variabel dalam Pemrograman

Pernahkah Anda mendengar istilah variabel sebelumnya? Tenang saja kita tidak akan membahas variabel dalam matematika seperti aljabar, persamaan linear dua variabel, dsb. Namun, kita akan membahas pengertian variabel dalam bahasa pemrograman.

Dalam sebuah program yang sedang berjalan, tentunya kita banyak sekali melihat banyak data individual seperti nama pengguna, nilai ujian, alamat email yang terdaftar, tanggal sebuah acara, kondisi pengguna sudah login atau belum, dan lain sebagainya. Program tersebut dapat terisi data di atas karena dibuatkan variabel yang menampung setiap data. Misal variabel username untuk menampung nama pengguna, variabel nilai untuk menampung nilai ujian, variabel playerScore untuk menampung skor pemain, dan lain-lain.

Pengertian Variabel

Variabel adalah suatu tempat yang digunakan untuk menampung data di memori yang mempunyai nilai yang dapat berubah–ubah selama proses program. Sesuai dengan namanya, isi dari variabel bisa berubah dari waktu ke waktu tergantung kebutuhan. Ini berbeda dari konsep konstanta yang nilai tersebut akan tetap dan tidak bisa diubah sepanjang kode program.

Terdapat tiga hal yang harus diperhatikan dalam sebuah variabel yaitu nama, nilai, dan tipe dari variabel. Untuk memperjelas maksud dari ketiga hal tersebut perhatikan ilustrasi di bawah ini.

Pengertian Variabel Dalam Pemrograman

Kita ambil contoh tentang skor dalam sebuah permainan. Terlihat pada gambar tersebut menunjukkan skornya adalah 100. Jika variabel skor di atas dijabarkan, score merupakan nama variabel dan 100 adalah nilai yang disematkan dalam variabel tersebut. Dalam satu nama variabel, nilainya dapat berubah-ubah misalnya seperti angka 100 pada variabel tersebut dapat diubah menjadi 3, 10, 90, 150, ataupun yang lainnya. Bayangkan sebuah variabel adalah wadah yang kita beri nama dan di dalamnya dapat diisi nilai apa pun. Lalu, tahukah Anda apa tipe dari variabel tersebut?

Tipe adalah data jenis apakah yang akan kita taruh dalam variabel tersebut. Tipe dari variabel bisa berupa angka, teks, kondisi ya atau tidak (true/false), gambar, atau apa pun itu. Bayangkan Anda memiliki sebuah wadah dan mengisinya dengan baju, tas, bahkan pemanggang roti sekalipun. Jenis barang yang kita letakkan di dalam wadah itulah yang disebut tipe. Misal, Anda mempunyai wadah besar bernama lemari. Kemudian Anda menginginkan lemari tersebut untuk menyimpan baju, selain baju tidak boleh dimasukkan ke sana. Anda bisa menyimpan baju berapa pun jumlahnya. Bagaimana jika Anda ingin meletakkan wajan di dalam lemari tersebut?

Andai lemari tersebut bisa berbicara mungkin akan berkata seperti ini, “Aku hanya boleh menyimpan baju, selain baju tidak diperbolehkan.” Lalu bagaimana jika kita ingin menyimpan wajan tersebut? Ada dua cara yang dapat dilakukan. Cara pertama adalah menyiapkan wadah baru lainnya yang khusus untuk menyimpan wajan dan barang-barang dapur yang sejenisnya. Namun, jika ingin wajan harus disimpan di lemari, maka kita bisa menggunakan cara kedua yaitu mengeluarkan semua baju dari lemari dan mengosongkannya. Secara tidak langsung Anda sudah mengubah lemari tersebut yang semula untuk menyimpan barang bertipe baju dengan tipe wajan. Sehingga lemari tersebut kini hanya bisa digunakan untuk menyimpan wajan, bukan baju lagi.

Dari ilustrasi lemari, baju, dan wajan di atas, kita dapat menghubungkan ke variabel score sebelumnya. Sehingga jika dijabarkan nama variabelnya adalah score, memiliki nilai 100, dan bertipe bilangan bulat atau nantinya kita sebut dengan integer. Kita sudah mengetahui tentang bagian-bagian dari sebuah variabel.

Deklarasi Variabel

Ketika kita sudah mengetahui bagian-bagian dari variabel, selanjutnya bagaimana cara membuat variabel tersebut. Pada banyak bahasa pemrograman kita harus mendeklarasikan variabel terlebih dahulu sebelum bisa digunakan. Maksud dari deklarasi variabel adalah membuat statement pada source code untuk mengatakan bahwa “Saya ingin membuat variabel baru.” Anda juga perlu menjelaskan tentang apa nama variabel dan tipe data dari variabel tersebut. Setelah mendeklarasikan variabel tersebut, barulah Anda bisa memberi nilai ataupun mengubah nilainya. Berikut contoh sintaks dari beberapa bahasa pemrograman untuk mendeklarasikan sebuah variabel.

Bahasa PemrogramanSintaks Deklarasi Variabel
Cint nilai;
Swiftvar nilai: Int
Javascriptvar nilai;

Mari kita bahas contoh dari cara deklarasi variabel nilai di atas satu per satu dimulai dari bahasa C. Terlihat deklarasi variabelnya tertulis int nilai;. Dalam bentuk kode, integer biasanya dituliskan dengan int. Int merupakan tipe data dari variabel nilai. Sedangkan nilai merupakan nama variabelnya.

Kemudian dalam bahasa Swift tertulis var nilai: Int. var merupakan keyword ketika kita membuat variabel. Nilai merupakan nama variabel dan int merupakan tipe data dari variabel tersebut. Sehingga setiap variabel nilai hanya menampung data bertipe integer.

Sedangkan pada bahasa JavaScript untuk mendeklarasikan variabel nilai hanya tertulis var nilai; tanpa imbuhan tipe data. Sehingga variabel nilai dalam bahasa JavaScript bisa kita isi sebagai angka, string, ataupun lainnya bergantung pada apa yang kita butuhkan.

Aturan Penulisan Variabel

Terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menulis nama variabel antara lain sebagai berikut.

1. Jangan menulis nama variabel yang sama dengan keyword

Masih ingat apa itu keyword dalam bahasa pemrograman? Sedikit mengingat kembali bahwa keyword merupakan kata kunci yang dipakai di bahasa pemrograman. Setiap bahasa memiliki keywordnya masing-masing. Sehingga Anda tidak boleh memberi nama variabel misalnya:

var if;
var True;
var break;
dsb.

Hal tersebut akan membuat error dan variabel Anda tidak bisa terbaca.

2. Jangan mengawali nama variabel dengan angka

Hal yang harus diperhatikan selanjutnya adalah penamaan variabel tidak boleh diawali dengan angka. Mengapa tidak boleh? Hal tersebut akan membuat kompiler akan membacanya sebagai nilai atau value bukan sebagai variabel. Perhatikan contoh di bawah ini.

var 1Nilai; // Tidak diperbolehkan
var Nilai1; // Boleh

Oleh karena itu, jika variabel kita memang mengharuskan ada angka di dalamnya, maka angka tersebut tidak boleh diletakkan di awal.

Demikian pembahasan mengenai Pengertian Variabel dan Cara Deklarasi Variabel dalam Bahasa Pemrograman. Semoga bermanfaat.

Ade Roni Information Technology Enthusiast, akan merasa senang jika bisa saling bertukar knowledge tentang teknologi, programming dan blogging.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *